Apa saja langkah-langkah penting yang perlu disiapkan oleh calon pasutri soal pengasuhan anak? 

1 | Kapan Parenting Dimulai?

Tahap awal parenting dimulai ketika kita memilih pasangan. Sejak akan menyatakan perasaan terdalam, saat itulah momen parenting bermula. Jadi pastikan memilih calon pasangan terbaik sehingga tak perlu terburu-buru.

2 | Jumlah Anak dan Jarak 

Sepakati berapa anak yang ingin dimiliki karena ini sangat berpengaruh pada kemampuan finansial dan pola asuh yang akan diterapkan. Bahas juga berapa jarak antaranak jika sepakat punya beberapa agar waktu bisa tetap produktif.

3 | Tentukan Gaya

Bersama pasangan, pelajari ilmu parenting yang ada lalu tentukan pola asuh yang cocok sesuai kebutuhan kalian dalam keluarga. Apakah berbasis agama, sains modern, tradisional, atau malah gabungan ketiganya?

4 | Komunikasikan

Jika sudah memutuskan mengadopsi gaya parenting tertentu, jangan lupa komunikasikan dengan orangtua atau mertua karena tak jarang pola asuh dua generasi bisa jauh berbeda. Ini penting untuk menghindari gesekan yang tidak perlu.

5 | Sendiri atau Dititipkan?

Jika nanti punya anak, apakah pengasuhannya akan dititipkan pada lembaga khusus atau kepada orangtua seandainya pasutri sama-sama bekerja? Atau malah ingin ditangani sendiri yang menuntut salah satunya resign dari pekerjaan tetap?

6 | Formal atau Homeschooling?

Sebagai bekal masa depan anak, pendidikan harus jadi tema besar untuk dibahas dalam keluarga. Pendidikan seperti apa yang dikehendaki oleh pasangan? Dikirim ke sekolah terbaik atau justru diajar sendiri ala homeschooling?

7 | Harus Kompak

Apa pun jenis pola asuh yang diadopsi, dan di mana pun anak menuntut ilmu, orangtua harus kompak untuk menegakkan gaya parenting yang telah disepakati. Jangan sampai suami dan istri berbeda dalam mengambil sikap saat anak berbuat kesalahan, misalnya. Apalagi jika terjadi ketidaksepahaman dengan mertua.